Baznas Jawa Tengah Salurkan 97 Unit Bantuan Jambanisasi dan Empat Unit RTLH kepada Mustahik
Oktober 23, 2026
Trabaspost.com (KOTA TEGAL) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan Jambanisasi sebanyak 97 unit dan bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak empat unit kepada para mustahik dengan total bantuan senilai Rp697.890.000.
Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen didampingi Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah dan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, K.H. Ahmad Daroji kepada perwakilan penerima pada acara Pembekalan dan Pentashorufan Pembuatan Jamban dan Rehab RTLH Banzas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Premiere Hotel Kota Tegal, Kamis (22/10/2026).
Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji menjelaskan untuk bantuan jambanisasi dengan total 97 unit, sebanyak 54 unit ada di Kabupaten Pemalang, 26 unit ada di Kabupaten Brebes dan 17 unit ada di Kota Tegal. Sedangkan untuk bantuan RTLH sebanyak empat unit semuanya ada di Kabupaten Pemalang.
Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah juga melaporkan bahwa sebagian mustahik yang ada di Provinsi Jawa Tengah sudah menjadi muzaki. Hal ini diketahui setelah pihaknya bersama Baznas Jawa Tengah meninjau langsung di beberapa kota dan kabupaten seperti Klaten, Purworejo, Pati, Jepara dan Kota Tegal.
“Jadi tugas kita untuk merubah dari mustahik ke muzaki Pak Wali, Alhamdulillah sudah banyak Pak Wali, dan akan kita berikan penghargaan kepada beliau-beliau, In sya Allah pada hari lahir Baznas nanti,” ujar Ketua Baznas Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa jika dana umat dikelola dengan baik maka akan bermanfaat bagi masyarakat.
Disebutkan Taj Yasin bahwa dana umat yang dikelola Baznas tidak hanya Zakat, Infaq dan Shodaqoh saja namun termasuk juga fidyah dan dam haji. Ia menjelaskan bahwa banyak dana-dana umat yang dikelola seperti dalam hal penyembelihan hewan dam haji.
“Baznas Provinsi Jawa Tengah sudah menginisiasi sejak awal pengelolaan daging dam dengan dikaleng. Kita kerja sama dengan perusahaan yang ada di Saudi untuk kalengisasi daging dam dari Indonesia. Nanti dikirim ke Indonesia yang bisa disalurkan untuk asnaf fakir miskin maupun untuk korban bencana alam,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya mewakili pemerintah dan masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan dari Baznas.
“Manfaatnya besar, maka dari itu kita doakan para pengelola zakat agar selalu sehat dapat mengelola dana zakat infaq shodaqoh dengan baik, berkembang, semakin dipercaya dan semakin banyak masyarakat yang dibantu,” pungkasnya.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Tengah yang terus menunjukan kepedulian nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Tegal.
“Kami menyambut baik program ini, karena hunian yang layak dan fasilitas sanitasi yang memadai merupakan kebutuhan mendasar masyarakat serta bagian penting bagi upaya mewujudkan kehidupan yang sehat aman dan bermartabat,” ujarnya.
Wali Kota Tegal juga mendorong masyarakat agar tidak selamanya menjadi mustahik tetapi kedepan bisa menjadi muzaki.
“Kita membelajari agar yang tadinya sebagai mustahik kedepanya agar bisa menjadi muzaki, yang tadinya menerima bantuan, dengan diberikan modal harapannya kedepan bisa menjadi sejahtera dan bisa menjadi pemberi zakat atau muzaki,” harap Wali Kota Tegal. (Gus)