HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

​Teguh Subroto Resmi Pimpin Aslinmas Jawa Tengah, Usung Semangat "Hansip Reborn" dan Penguatan Gotong Royong Desa

​Trabaspost.com — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Teguh Subroto, S.H., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Provinsi Jawa Tengah.

​Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Apel Akbar Satlinmas sekaligus pelantikan DPD–DPC Aslinmas dan DPC Abpednas se-Jawa Tengah yang dipusatkan di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026). Prosesi pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus), Aris Marsudiyanto.
​Acara akbar ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI sekaligus Pembina Satlinmas, Prof. Dr. Reda Manthovani; Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi; Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos; Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal; serta Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani. Hadir pula jajaran Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah.

​​Dalam kesempatan tersebut, terungkap bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak secara nasional, yakni mencapai 75.738 orang dari total 243.543 anggota Satlinmas yang tersebar di 8.562 desa dan kelurahan di wilayah ini.

​Adapun sebaran jumlah anggota per kabupaten/kota tercatat antara lain:
​Kabupaten Semarang: 32.854 anggota (terbanyak di Jateng)
​Kabupaten Brebes: Lebih dari 24.000 anggota
​Kabupaten Wonosobo: 5.087 anggota
​Kabupaten Boyolali: 2.703 anggota
​Kabupaten Batang: 2.458 anggota
​Kepala Bappidsus Aris Marsudiyanto mengungkapkan, secara nasional Aslinmas memiliki kekuatan sekitar 1,2 juta personel, sementara Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) berjumlah sekitar 500 ribu orang. Potensi besar ini dinilai harus terus dikembangkan dan mendapat perhatian serius pada aspek kesejahteraannya.

​"Organisasi ini bagus sekali, harus terus digodok dan ditumbuhkan, termasuk kesejahteraan anggotanya," ujar Aris. Ia juga mencanangkan konsep "Hansip Reborn" untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat dengan pendekatan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

​Seruan Literasi Digital dan Aksi Nyata
​Selain penguatan keamanan dan ketertiban, dalam kegiatan ini juga digaungkan Gerakan Nasional Jempol Baik. Gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial, memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, guna mencegah disinformasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik sosial.

​"Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung dibagikan," tegas Aris.
​Sementara itu, Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah yang baru dikukuhkan, Teguh Subroto, menyatakan bahwa momentum ini akan digunakan untuk memperkuat soliditas organisasi dan memaksimalkan kebermanfaatannya bagi masyarakat luas. Dengan jaringan hingga tingkat desa, Satlinmas memiliki peran yang sangat strategis tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga penanganan bencana, kegiatan sosial, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, hingga mendukung program-program pemerintah.

​"Aslinmas harus hadir saat masyarakat membutuhkan. Kita ingin organisasi ini semakin solid, profesional, dan tetap berpijak pada semangat gotong royong yang tertata rapi," ungkap Teguh.

​Senada dengan hal tersebut, Pembina Satlinmas Prof. Dr. Reda Manthovani mengingatkan agar para pengurus yang baru dilantik tidak berhenti pada sebatas seremoni, melainkan mampu menghadirkan kerja nyata dalam mengatasi berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.***
Posting Komentar