Perumda Tirta Bahari Tepati Janji, Jalan Bekas Galian Pipa di Tegal Kini Kembali Mulus
September 25, 2026
Trabaspost.com (TEGAL) — Perumda Tirta Bahari Kota Tegal membuktikan komitmennya kepada masyarakat. Sejumlah titik jalan yang sempat berlubang akibat proyek pemasangan pipa sambungan kini telah selesai ditambal dan kembali nyaman dilalui oleh para pengguna jalan, Jumat (25/9).
Perbaikan ini meliputi beberapa ruas jalan utama, di antaranya Jalan Samdikun dan Jalan Gatot Subroto, Kota Tegal. Lubang-lubang bekas galian pipa yang sebelumnya dikeluhkan karena mengganggu kenyamanan berkendara kini telah tertutup rata.
Langkah cepat Perumda Tirta Bahari ini disambut baik oleh warga sekitar dan para pengguna jalan. Kamad (57), seorang warga Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, mengungkapkan rasa syukurnya. Sebagai pedagang keliling, kondisi jalan yang mulus sangat membantu aktivitasnya sehari-hari.
"Alhamdulillah jalan kembali rata tanpa lubang bekas pemasangan pipa, sehingga gerobag dagangan bubur ayam saya tidak lagi bergoyang-goyang keras saat didorong," ujar Kamad.
Senada dengan Kamad, Ketua RT di Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Bapak Tri, juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pihak perumda terhadap keluhan warga.
"Alhamdulillah jalan kembali rata, warga dan pengendara lain bisa merasa nyaman saat berkendara. Terima kasih Perumda Tirta Bahari Kota Tegal sudah mengerti keinginan kami. Harapannya, semoga jalan-jalan lain juga diberi pelayanan yang sama," tandasnya.
Komitmen Peningkatan Pelayanan
Menanggapi respon positif tersebut, Subbagian Humas Perumda Tirta Bahari Kota Tegal, Abdilah Ahmad, menegaskan bahwa penambalan jalan ini merupakan bagian dari kewajiban moral dan profesionalisme perusahaan dalam melayani warga.
"Sudah menjadi tanggung jawab dan loyalitas kami dalam melayani masyarakat, terutama hal-hal yang berkaitan dengan keinginan maupun harapan masyarakat," tegas Abdilah.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak perumda menjadi kunci utama dalam mengevaluasi serta meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
"Komunikasi yang baik antara masyarakat dan kami menjadi modal utama saling koreksi menuju profesionalisme pelayanan kami yang lebih baik lagi," pungkasnya.
(dian)